Seperti yang dilansir naikonthel dari laman suaracirebon.com (25/08), ternyata tren bersepeda berdampak pada penghasilan pengepul sepeda rongsok yang ada di Blok 4 Karang Moncol, Desa Panguragan Kulon, Kabupaten Cirebon, Sanudi Rahul. Menurut pengepul sepeda rongsok ini, tren bersepeda membuat omzetnya meningkat berkali-kali lipat. Karena masyarakat yang datang ke tempatnya kini lebih banyak mencari sepeda lama yang tengah tren saat ini, seperti sepeda Phoenix Mini atau Minion dan sepeda lipat.
Dijelaskan Rahul, pembeli rangka sepeda yang datang bukan hanya dari Kabupaten Cirebon saja, melainkan juga banyak yang datang dari luar Kabupaten Cirebon. Mereka sengaja datang ketempatnya hanya untuk mencari rangka sepeda tersebut kemudian di modifikasi dan diberi aksesoris.
“Bukan hanya dari Cirebon, tapi ada yang dari Karawang, Bekasi, Bandung, Jakarta, dan kota-kota lainnya,” tutur Rahul.
Rahul memaparkan, sebelum pandemi Covid-19, pembeli sepeda rongsok yang datang ke tempatnya sehari hanya 3 sampai 4 orang saja. Namun setelah ada tren bersepeda, sambung dia, pembeli yang datang bisa mencapai 15 sampai 20 orang setiap hari.
“Waktu sebelum pandemi paling cuma 3 sampai 4 orang saja sehari. Tapi setelah lebaran Idul Fitri, yang datang bisa sampai 15 orang lebih sehari,” paparnya.